Pages Navigation Menu

cerpen: KOTAK WAKTU

Posted by on Nov 29, 2011 in Lain-Lain | 0 comments

Sebenarnya aku tidak pernah menyangka kita akan bertemu lagi. Sudah lama sekali rasanya, padahal baru lima tahun lalu. Aku ingat betul pertengkaran yang kita sulut yang kian membara menjadi api yang memanaskan benang kita hingga putus. Kamu melempar-lempar batu keras-keras ke arahku. Tapi yang terjadi kemudian diluar kuasa kita. batu yang kamu lempar terbang jauh, mungkin kamu lempar dengan tenaga penuh, hingga menghujam deras kaca rumah tetangga kita. Aku masih ingat bagaimana pucatnya mukamu setelah itu. Dan, kamu langsung kabur, kan?! Ketika itu kita memang sering bertengkar. Tiada hari tanpa perang urat sarap. Selalu adu mulut. Tapi lucunya, tak lebih sejam kemudian kita bermain lagi seakan tak pernah ada ketengan yang memompa hati ini. Benar, kita memang sahabat sejati. Mungkin. Kamu marah, tapi wajahmu lucu. Mukamu merah tapi tak tampak menyeramkan. Kamu marah tapi seperti orang mau nangis. Eh,...

Read More

selamat pagi senyum

Posted by on Nov 28, 2011 in Lain-Lain | 0 comments

aku hanya bisa mematri senyum itu dalam benakkuaku tak bisa mengapresiasinyasenyum itu membuatku tergila pecah hening, hancur sunyihilang sepi, senyum manari keriuhan tadi malam tak berbekaslekas hilang tak ada bekas tak tampak bekas sunyisebuah kepuasan, kamu telah berbuat untukkuuntuk senangkan hati...

Read More

Telepon Alat Komunikasi Terhebat

Posted by on Nov 27, 2011 in Lain-Lain | 0 comments

T elepon sudah menjadi bagian yang sangat penting dari komunikasi selama lebih dari satu abad. Dan tak dapat dipungkiri telepon sangat dibutuhkan orang-orang pada jaman ini. Dari tua hingga muda sudah mulai memakai telepon dan memilikinya, dan tak jarang ada yang menpunyai lebih dari satu. Telepon sangat membantu manusia di dalam melakukan komunikasi jarank jauh. Bahkan orang desa juga sudah menggunakannya danbukan merupakan barang baru bagi mereka. Pada mulanya telepon dibuat sangat sederhana. Telepon pertama diciptakan oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1876. Bell adalah orang Skotlandia yang mengajar tuna runggu di Amerika Serikat. Tahun 1891 pernah diadakan upacara besar-besaran untuk meresmukan hubungan telepon antara London dan Paris. Sejak itulah peran telepon sangat berguna untuk komunikasi bisnis di dunia. Sebelum era telepon, alat komunikasi tercepat adalah Telegraf. Telegraf ditemukan oleh Samuel F.B. Morse (1791-1872). Telegraf berasal dari kata Yunani...

Read More

Pagi Pengap

Posted by on Nov 27, 2011 in Lain-Lain | 0 comments

di ujung gang itu, kita pernah menyusuri pagi yang mulai pengap. kata-katamu ku pakai sebagai penerang setapak demi setapak jalan-jalan yang aku injak. matamu menusuk mentari pagi itu. rahim mentari tepat sasaran. kamu pun bergegas dari peraduan detik itu. angin begitu santun menyapa pagi dan kita tentunya. lampu-lampu tak lagi menyala seperti ketika rembulan menari di atas jendela kamar kita. kulit kita takut terbakar mentari yang sebelumnya menyehatkan. aku berpikir. kutarik lenganmu untuk terus menyusuri lorong sempit dan pagi nan pengap itu. aku takut mentari pagi menyumbat pembuluh darah remajaku. satu petak hijau, dua petak hijau, semakin banyak petak hijau terbelah. ke lapangan terbuka, hanya aroma asap terendus. dan kau penyebabnya. longlongan anjing liar. pekakan jangkrik-jangkrik terbakar memenuhi lorong ini. tercium kini aroma anjing bakar, jangkrik bakar, yang semua mulai terbakar. pelan-pelan pagi mulai menerorku. mentari mulai menghujam panas...

Read More

Perjaka Senja

Posted by on Nov 26, 2011 in Lain-Lain | 2 comments

begitu senja menutup mata, dan lampu-lampu tak lagi menyalamalam ini ku nyalakan apinafasmu menguapaku mengeja atap rumah berdebu seorang perjaka bertelanjang menunggu perawanhanya saja, tak satupun perawan tersisa di tanah itujendela menatap angkasa kosong. sekosong tatapan perjaka putus asajalanan kampung itu masih menyimpan amarah. amarah sang perjaka yang marah karena tak satupun perawan disisakan untuk dirinya perjaka lirih. di emperan toko perjaka diam menatap jendela kacamenatap raut muka kusam, kumbal, kucaldua ekor merpati terbang diantara itu, mengibarkan rambutnya yang gelisahperjaka mulai rapuh perjaka tak lagi diam. ia mulai memburu keadilan untuk dirinya sendiri.ia memerangi birahi-birahi tanah seberangagar mendapat perawan, katanya. ilustrasi 🙂...

Read More