Pages Navigation Menu

Sikapi Kemiskinan Dari Sisi Lain

Posted by on Feb 28, 2012 in Lain-Lain | 0 comments

Kemiskinan masih menjadi masalah sosial yang belum terselesaikan. Bahkan setiap tahun mengalami penambahan kuantitas. Pendataan dari Badan Pusat Statistik Bali akhir tahun lalu mencatat kedalaman kemiskinan di daerah perkotaan lebih rendah dibandingkan daerah perdesaan. Begitu juga halnya dengan indeks keparahan kemiskinan. Kondisi ini mencerminkan kemiskinan di daerah perdesaan lebih parah dan ketimpangan pengeluaran diantara penduduk miskin lebih melebar dibandingkan daerah perkotaan. Hal yang sangat parah. Laju pertumbuhan ekonomi Bali yang cukup mengesankan ternyata tidak sepenuhnya berpengaruh kepada jumlah warga miskin di Bali. Kemiskinan merupakan masalah kompleks dan kronis baik nasional maupun regional. Untuk itu, penanggulangannya memerlukan strategi yang tepat dan berkelanjutan. Pemerintah lewat program pembangunan yang dilaksanakan selama ini, sebenarnya memberikan perhatian besar terhadap upaya pengentasan kemiskinan. Tapi dalam pelaksanaannya masih setengah hati. Selain itu, masyarakat juga sebaiknya dibekali pengetahuan tentang hal-hal yang dapat membuat mereka miskin. Di lain...

Read More

Jeritan Dunia Pendidikan

Posted by on Feb 27, 2012 in Lain-Lain | 0 comments

Indonesia (sebenarnya) memiliki potensi sumber daya manusia yang tidak kalah dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Jumlah penduduk yang menyentuh angka 242 juta jiwa, tahun ini adalah modal luar biasa, jika benar-benar dikelola dengan baik. Namun ironisnya, kesenjangan pembangunan manusia masih terjadi. Negeri ini memiliki masalah bangsa yang sangat banyak dan sudah menyentuh jenjang yang serius. Di antara banyaknya persoalan tersebut, hendaknya pemerintah segera bertindak dengan menentukan skala prioritas terlebih dahulu. Karena ‘pekerjaan rumah’ yang banyak itu tidak bisa selesai dalam sekejap mata. Pendidikan layak menjadi skala prioritas dalam pembangunan saat ini. Seperti yang kita ketahui, kemajuan dalam pendidikan di sebuah negara akan berpengaruh bagi masa depan bangsa dan negara itu sendiri. Anggaran dana masih menjadi alasan. Memang anggaran pendidikan yang ada saat ini (sebesar 20%) masih digolongkan sangat kecil dan sangat pas-pasan. Jika dibandingkan anggaran pendidikan negara lain. Melihat...

Read More

Kesenjangan Pelayanan Publik

Posted by on Feb 23, 2012 in Lain-Lain | 0 comments

Infrastruktur dan sumber daya yang mencukupi sering disebut sebagai modal utama dalam pemberian pelayanan publik yang baik di tingkat kabupaten/kota (Good Governance Brief, 2009). Isu mengenai kualitas layanan cenderung menjadi semakin penting dalam menjelaskan kinerja organisasi pelayanan publik. Banyak pandangan negatif yang terbentuk mengenai organisasi publik muncul karena ketidakpuasan masyarakat terhadap kualitas layanan yang diterima dan organisasi publik. Muncullah sikap pesimis. Sebagian masyarakat masih pesimis terhadap negeri ini. Apa sebab? Banyak. Secara umum seperti saya sebut di atas. Kata memuaskan ini memang terkesan subjektif, tapi pari kita lihat dari pandangan objektifnya. Jika mau mengerucut lagi dan mengambil contoh kecil, yaitu jalan, pasti segera bisa mengamini letak objektifitas permasalahan ini. Semua pasti sangat prihatin dengan keadaan jalan-jalan yang ada di negeri ini. Jalan rusak dimana-mana, alih fungsi trotoar pun menjalar. Saya pun akhirnya pesimis (juga). Jalan adalah sarana vital dalam...

Read More

cerpen: YUI (Part I)

Posted by on Feb 5, 2012 in Lain-Lain | 0 comments

Aku teringat gadis bernama Yui. Pertamanya aku tak begitu mengenalnya. Seiring waktu, keadaan mendekatkan kami. Seketika, detik-detik Yui akan berada bersinggungan dengan detik-detikku. Kita tak pernah merencanakannya. Setiap perjalanan pesti memiliki tujuan. Tapi aku tak melihat Yui sebagai seorang ambisius yang berbekal ransel besar untuk mencapai tujuannya. Ia begitu santai, selalu melangkah semaksimal mungkin, tetap berada pada garis. Hingga ia mendapat sesuatu, selalu begitu. Tak sekalipun ia menyesal dengan langkah-langkahnya. Tak pernah ada tolok ukur, apa yang akan dia coba gapai. Yui selalu membuatku senang ketika ia mengerjakan tugas-tugas yang aku berikan dengan sangat baik. Hanya perlu sedikit teori untuk memulainya, dia memendar cahaya diwajahnya, lalu memokuskannya di pipi tembemnya. Sekejap setelah itu, dia akan tersenyum dengan bibir mungilnya. Jika begini, tandanya ia memang sudah memahami apa yang aku inginkan. Beberapa waktu berlalu, ia pun akan segera melaporkan pekerjaannya,...

Read More

Masih Pagi, Tapi Rindumu Sudah Menggenang Di Atas Cangkir Kopi?[i]

Posted by on Feb 3, 2012 in cerpen | 0 comments

Gelap ketika aku meneguk kenangan. Sudah hilang memang. Tapi aku mengais-ngais kenangan dalam gelap. Siapa tahu masih ada yang lekat di sana. Ketika gelap aku membutuhkan cinta. Cinta yang lain. Semua berawal ketika kita ditempatkan dalam ruang kerja yang sama. Kamu rekan kerja baruku. Kamu satu, mungkin yang terindah, dari segelintir wanita yang ada di sekitarku. Kamu, aku rasa ketika itu, percikan embun pagi saat kemarau dalam hatiku. Jutaan wanita memang berkeliaran dan seringkali membuatku liar saat melewati setiap detik bersama. Selain kamu, juga ada Aya dan Irene yang merasakan suasana baru di tempat ini, sama denganmu. Aku tak pernah meraba-raba, tapi benar-benar rasanya berbeda. Aku merasakan! Pertemuan itu memang tak pernah aku agendakan. Kamu terkejut, aku takjub. Mungkin juga kita pernah bertemu sebelumnya, karena kamu sudah berada di tempat yang sama denganku sejak beberapa waktu yang lalu. Tapi...

Read More