Pages Navigation Menu

Sinopsis Perahu Kertas

Posted by on Sep 15, 2012 in Lain-Lain | 2 comments

cover pertama cover film cover e-book Kisah ini dimulai dengan Keenan, seorang remaja pria yang baru lulus SMA, yang selama enam tahun tinggal di Amsterdam bersama neneknya. Keenan memiliki bakat melukis yang sangat kuat, dan ia tidak punya cita-cita lain selain menjadi pelukis, tapi perjanjiannya dengan ayahnya memaksa ia meninggalkan Amsterdam dan kembali ke Indonesia untuk kuliah. Keenan diterima berkuliah di Bandung, di Fakultas Ekonomi. Di sisi lain, ada Kugy, cewek unik cenderung eksentrik, yang juga akan berkuliah di universitas yang sama dengan Keenan. Sejak kecil, Kugy menggila-gilai dongeng. Tak hanya koleksi dan punya taman bacaan, ia juga senang menulis dongeng. Cita-citanya hanya satu: ingin menjadi juru dongeng. Namun Kugy sadar bahwa penulis dongeng bukanlah profesi yang meyakinkan dan mudah diterima lingkungan. Tak ingin lepas dari dunia menulis, Kugy lantas meneruskan studinya di Fakultas Sastra. Kugy dan Keenan dipertemukan...

Read More

Dikejar Waktu

Posted by on Sep 14, 2012 in Lain-Lain | 0 comments

Rehat sehari yang menghanyutkan. Saya sempat lupa bahwa deadline sudah bukan lagi karet elastis yang masih bisa diulur dengan negosiasi. Deadline sudah berubah menjadi batu karang yang tak bisa digusur dan digeser, kecuali oleh sesuatu fenomena maha luar biasa, sepertiā€¦ kejatuhan meteor, or, yea, something like that. Kembali ke markas. Menyelesaikan chapter berikutnya. Pukul 8.30-an malam mulai bergerak ke halaman ke-20 chapter 4. Not bad, not bad at...

Read More

Spasi Seteguk Kopi

Posted by on Sep 3, 2012 in sajak | 0 comments

kopi adalah kenikmatan dalam kepahitan, kopi memberi spasi dalam hidup, seindah apa pun hidup terukir, dapatkah ia bermakna apabila tak ada jeda? dapatkah ia dimengerti jika tak ada spasi? dan kopi memberiku spasi. spasi tak berlengan, tapi ia membangunkan hidupku, dari kubangan tawa kebahagiaan, yang lambat laun bisa membuatku terlalu jumawa. spasi tak berlengan, tapi ia mengaduknya, hingga menetralkan manis tawa...

Read More