Pages Navigation Menu

Gincu Bibir Perawan

Posted by on Oct 24, 2012 in Lain-Lain | 0 comments

cantik, berlenggok mengitari sedan kinclongrok mini menyambut dan panjang rambut teruraidengan muka penuh pinta menjulurkan lidah keluar bulan ngumpet di rimbun mendung malamdan becek jalan memuncratkan kotor ke betismuseperti totol-totol pada macan betinadijilatnya betis dan paha tanpa permisi harap menanti bersama gelisahmerah bibir tambah basahah… menggelinjang kau menahan nalurimenjambak rambut sendiri, perlahan; berdesah gincumu, luntur diusap gerimistak ada cermin di tas, juga di tembok jalanpinjamlah spion, atau apa saja untuk menampakkan wajahmulihatlah! muka-muka di dinding jalansepertinya kau mengenali mereka, bukan? ya, ketiakku sempat dijilatnyadan yang berpeci itu… ah…aku rindu bulu dadanyatapi aku malu pada lampu malambagaimana kalau dia padamdi mana lagi harus kumenungguhanya di bawah lampu ini kukelihatansedang mata-mata pejantan…Singaraja,...

Read More

BENIH

Posted by on Oct 22, 2012 in Lain-Lain | 0 comments

kedua bola mata penuh binar ketenanganmemancar mengisi ruas-ruas hatimenggoreskan setitik benih apakah aku telah jatuh hati? wahai pemilik paras teduhsenyum penyubur benihsadarkah kau dengan benih yang tanpa sadar telah kau tanam disisa-sisa ladang hatiku?Rangdu,...

Read More