Pages Navigation Menu

Postingan Setelah Menyadari Ternyata Aku Masih Pemalu



Seorang lelaki melintas menyimpan malu. Menyusul langkah sang gadis… yang mungil… Tapak kakinya yang lelah menyisakan perih. Berharap gadis mengerti hatinya. Tetes keringat mengalir mencoba melawan ragu.


Pemalu, ini adalah sifatku yang sampai saat ini masih belum bisa aku hilangkan. Aku selalu ingin menyampaikan sesuatu, namun selalu terkendala karena sifat pemalu ini. Ini kenapa aku lebih suka menulis, karena dengan menulis aku bisa menyampaikan hal-hal yang ingin aku sampaikan tanpa bertatap mata secara langsung. Ya karena sifat pemalu ini. Mendekati seorang gadispun aku gugupnya bukan main. Keringatku deras bercucuran. Sumpah, sifat pemaluku ini parah sekali. Terkadang, dalam beberapa hal sifat ini sangat tidak mengenakkan. Bahkan ketika SMP, aku hampir pinsan ketika duduk berdekatan dengan gadis yang aku (sebenarnya) taksir. Aib banget nih. Ini kenapa, aku jomblo, kayaknya. Fiuuuh…

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>