Pages Navigation Menu

Sekilas Djembe Soul

Posted by on Jun 29, 2013 in artikel, musik | 0 comments

Djembe Soul, yang dipimpin oleh Gung Ngah, putra dari maestro sastra Tabanan, Samar Gantang. Sebuah aksi musikal membuat saya terperangah dan tidak percaya kalau ada yang seperti ini di Tabanan, Bali. Grup musik dengan menampilkan alat musik Djembe dan bunyi-bunyian kendang serta alat musik tradisional Bali lainnya. Sudah sering tampil di berbagai daerah di Indonesia, bahkan ke luar negeri bersama salah satu komponis orkestra kenamaan Indonesia. photo by Wayan...

Read More

Review Buku: Filosofi Kopi

Posted by on Jun 26, 2013 in Lain-Lain | 0 comments

Filosofi Kopi adalah kumpulan cerita dan prosa satu dekade yang ditulis oleh Dewi Lestari atau yang akrab disapa Dee. Ada 18 kumpulan cerita dan prosa untuk total keseluruhan. Seperti biasa, membaca buku karangan Dee itu menyenangkan. Saya sudah sempat membaca semua bukunya dan saya menyukai semuanya. Mengenai Filosofi Kopi, kamu tak harus menjadi penikmat kopi dulu agar bisa menikmati buku ini. Saya yakin yang bukan penikmat kopi pun bisa tetap menikmatinya. Bagi sebagian orang yang tidak menyukainya, mungkin karena rasanya yang terlalu pahit. Walaupun begitu, kopi adalah sebuah kenikmatan bagi kebanyakan orang. Tak pelak banyak yang tak bisa menjalankan aktivitas mereka dengan baik jika belum mengonsumsi kopi terlebih dahulu. Maka saya sangat terkesan melihat orang bisa pergi jauh-jauh keluar negeri hanya untuk mencicipi kenikmatan kopi, hingga sampai berusaha untuk membuka sebuah kedai kopi agar kopi bisa dinikmati bersama. Judul...

Read More

Menyikapi Fenomena Jurnalisme (2 of 2)

Posted by on Jun 20, 2013 in essai | 0 comments

Pers dapat pula membentuk perilaku masyarakat dalam berbahasa. Jika pers menggunakan banyak bahasa yang salah, efek kesalahan itu akan menular ke masyarakat. Bahasa Indonesia berfungsi sebagai bahasa nasional, jika fungsi ini sudah diterapkan dengan benar maka fungsi itu akan menghasilkan satu, sikap kebanggaan bahasa, dan dua, sikap kesetiaan bahasa. Bahasa jurnalistik bisa jadi pegangan untuk mengembangkan kemampuan berbahasa. “Kita tidak perlu membenci bahasa asing, tapi kita perlu menyerap. Bahasa media massa mesti membuat pembaca cerdas cendekia. Bahasa adalah refleksi dan identitas yang paling kokoh dari sebuah budaya. Bahasa menjadi alat pengikat yang sangat kuat untuk mempertahankan eksistensi suatu budaya masyarakat. Penggunaan bahasa Indonesia dalam keseharian bukanlah sikap antibahasa asing. Penggunaan bahasa Inggris dalam keseharian harus dicarikan padanan katanya yang sesuai. Kita jangan malu menggunakan bahasa Indonesia. Misi ini juga seharusnya diemban dalam jurnalistik. Saat ini tak jarang media hanya...

Read More

Menyikapi Fenomena Jurnalisme (1 of 2)

Posted by on Jun 19, 2013 in essai | 0 comments

Ketika saya mendengar kata jurnalistik, pikiran saya langsung menyentuh sebuah benda yaitu koran. Tidak salah memang karena koran adalah salah satu karya jurnalistik. Saya pertama kali dekat dengan kata jurnalistik ketika masih duduk di bangku SMA. Waktu itu saya mengikuti ekstrakulikuler jurnalistik. Setelah mengikuti proses inilah saya menarik sebuah kesimpulan bahwa jurnalistik adalah sesuatu yang penting dan menarik. Namun, perkenalan lebih jauh terhadap jurnalistik adalah ketika saya sudah berkuliah. Di bangku kuliah, saya mendapatkan kuliah tentang jurnalistik. Saya pikir, pengetahuan tentang jurnalisme wajib diketahui oleh masyarakat awam sekalipun. Hal ini agar segala informasi yang disampaikan oleh jurnalis tidak ditelan mentah-mentah oleh masyarakat. Jurnalisme di masa sekarang tidak hanya menampilkan laporan berita kejadian yang sedang terjadi namun lebih dari itu. Sajian dan cara penyaian karya-karya jurnalistik sekarang lebih beragam. Terdapat banyak hal di dalam sebuah tulisan atau berita sekalipun, sehingga...

Read More

Kananlima Belum Habis

Posted by on Jun 8, 2013 in artikel, musik | 0 comments

doc Kananlima Kali ini saya memposting salah satu band favorit saya, band indie lokal, dan kebetulan saat ini basecamp mereka di kota kelahiran saya, Tabanan, Bali. Yaps, mereka adalah Kananlima, sebuah band keren yang sudah lama ngetop di blantika musik nasional. Band yang melambung namanya karena menang di sebuah kompetisi band ini, kini muncul lagi setelah lama vakum. Ya, Kananlima ternyata belum habis. Kemunculan mereka malah bersenjatakan album baru. Mereka tetap energik walau kini mereka tampil dengan personil baru. Kananlima sekarang beranggotakan Ryan (vocal), Popo (Bass), Nanda (Gitar), dan Aris (Drum). Walaupun dengan personil baru, band ini tetap solid dan tetap menawarkan musik yang ceria dan penampilan mereka pun tetap bernuansa parodi yang memang menjadi ciri mereka sejak awal kemunculan mereka. Dengan amunisi baru pada personil baru mereka, mereka menggebrak lewat single Jepit Tahan yang ngebit dan asyik digunakan...

Read More