Pages Navigation Menu

Kenapa Belajar?

Posted by on Mar 23, 2015 in essai | 0 comments

Pada suatu pagi beberapa orang anak terlambat ke sekolah yang selanjutnya diberikan sanksi berupa hukuman membersihkan taman sekolah. Dalam kasus lain, seorang anak di kelas lupa membawa buku pelajaran terkadang alat-alat tulis juga. Dua kasus tersebut terkadang dilakukan berulang oleh anak yang sama. Permasalahannya adalah anak ini tidak pernah merasa ada yang salah dalam dirinya. Tidak ada kesadaran dalam diri. Juga tidak ada ciri sikap mandiri. Belajar sebuah kebutuhan, bukan sebuah rutinitas. Menurut pengamatan pribadi, saat ini sebagian besar siswa memandang belajar hanya sebuah rutinitas. Selanjutnya belajar juga hanya dipandang hanya dalam konteks sekolah. Bahkan ada yang lebih parah, hanya menganggap sekolah hanya sebagai tempat untuk mendapatkan ijazh, bukan tempat belajar. Hulunya adalah pola pikir masyarakat luas yang telah memengaruhi pola pikir anak. Sesungguhnya, belajar tidak hanya di sekolah bukan? Belajar bisa di mana saja dengan siapa saja. Ada...

Read More