Pages Navigation Menu

Puisi Sepanjang Juni

Posted by on Jun 29, 2017 in sajak | 0 comments

Ritual Potong Rambut Rambutku belum lagi panjang ibu pegang gunting sambil bersenandung, ritual seyakin-yakinnya biar bersih biar dunia sambut aku pertama kali, untuk ucap syukurku ucap syukur keluargaku Takdir dimulai bertahun kemudian ketika mitos milik siapa istri bilang pamali meski kami yakin doa-doa digumamkannya Ini kisah untuk semua sebuah alinea tua kulihat diri di cermin pagi ini rambut hanya pembawa sial hendak potong biar lega hari biar bebas hujan dari kami (2017) *** Yang Termakan Waktu Hujan seharian ini benar-benar tak mau redup tanpa kusadari waktu merembes kemana-mana Selama itu pula huruf di kepalaku menjadi serupa lebah mereka bertukar pandang tawa juga kelakar menggeliat pelan sementara hujan belum mereda Di atas kepalaku hijau dedaun peneduh menyimpan rerintik yang dijatuhkan awan untuk bekal masa depan Bayang kuncup memekar berkelebat menimbulkan wangi sepanjang abad dari atas putik-putik basah Potret bidadari seperti...

Read More