Pages Navigation Menu

Mulai Dari Seringai Hingga Dialog Dini Hari

Posted by on Nov 25, 2013 in essai, musik | 0 comments

Saat menonton Dialog Dini Hari di Gedung Kesenian Gde Manik (GKGM), Singaraja, teman di sebelah saya nyeletuk, “sudah berapa band ya yang main di sini?” Seketika itupun pikiran saya beralih dari penampilan band Caffeine bluse/folk dari Denpasar ini. Otak saya lalu mengingat-ingat band-band yang setahu saya pernah manggung di sini. Folder-folder dalam memori otak saya terbuka satu per satu. Meskipun tidak mencatat semua band yang pernah tampil di gedung ini, setidaknya sudah tergambar sebuah sejarah tentang musisi-musisi yang pernah hadir di gedung kebanggaan Singaraja ini. Mungkin tak terhitung jumlahnya, mulai dari band kecil sampai band besar sempat menginjakkan kaki di ubin panggung GKGM dan merasakan atmosfernya. Sebut saja Ice Cream Attack!, Dialog Dini Hari, Scared of Bums hingga Rocket Rokers dan Seringai. Kebetulan band-band yang saya sebutkan tadi sempat saya tonton ketika live di GKGM. Kesan mereka hampir seragam,...

Read More

Perpisahan Rika

Posted by on Jul 11, 2013 in artikel, musik | 0 comments

Pagi ini entah kenapa saya ingin memanjakan telinga saya dengan lagu-lagu dari Ice Cream Attack! (http://t.co/DOl1Z4HVSK) sebuah band Dance Rock asal Bali. Walaupun kini mereka memindahkan basecamp mereka ke Depok tetap saja dalam akun twitter dan facebook mereka menuliskan dari Bali. Mereka adalah salah satu band yang menurut saya sangat cepat melesat di ‘luar kandang’. Musikalitas dan kualitas yang mereka miliki sangat pantas mendapat ganjaran nasional. Dan lagu-lagu mereka membuat saya rindu. Dan yang paling membuat saya rindu adalah Rika Yuniorika (@rikayuniorika). Dia adalah sang vocalis unyu yang selalu dinanti oleh setiap Creamers (sebutan untuk penggemar mereka). Ya, Rika juga adalah salah satu sebab saya menyukai band ini. Vocalnya yang lembut tapi bertenaga langsung membuat saya jatuh cinta. Mirib-mirib Sherina tapi lebih khas gadis ABG, unyu dan menggemaskan. Untuk yang belum tahu, bisa mendengarkan lagu-lagu mereka yang semuanya sudah...

Read More

Sekilas Djembe Soul

Posted by on Jun 29, 2013 in artikel, musik | 0 comments

Djembe Soul, yang dipimpin oleh Gung Ngah, putra dari maestro sastra Tabanan, Samar Gantang. Sebuah aksi musikal membuat saya terperangah dan tidak percaya kalau ada yang seperti ini di Tabanan, Bali. Grup musik dengan menampilkan alat musik Djembe dan bunyi-bunyian kendang serta alat musik tradisional Bali lainnya. Sudah sering tampil di berbagai daerah di Indonesia, bahkan ke luar negeri bersama salah satu komponis orkestra kenamaan Indonesia. photo by Wayan...

Read More

Kananlima Belum Habis

Posted by on Jun 8, 2013 in artikel, musik | 0 comments

doc Kananlima Kali ini saya memposting salah satu band favorit saya, band indie lokal, dan kebetulan saat ini basecamp mereka di kota kelahiran saya, Tabanan, Bali. Yaps, mereka adalah Kananlima, sebuah band keren yang sudah lama ngetop di blantika musik nasional. Band yang melambung namanya karena menang di sebuah kompetisi band ini, kini muncul lagi setelah lama vakum. Ya, Kananlima ternyata belum habis. Kemunculan mereka malah bersenjatakan album baru. Mereka tetap energik walau kini mereka tampil dengan personil baru. Kananlima sekarang beranggotakan Ryan (vocal), Popo (Bass), Nanda (Gitar), dan Aris (Drum). Walaupun dengan personil baru, band ini tetap solid dan tetap menawarkan musik yang ceria dan penampilan mereka pun tetap bernuansa parodi yang memang menjadi ciri mereka sejak awal kemunculan mereka. Dengan amunisi baru pada personil baru mereka, mereka menggebrak lewat single Jepit Tahan yang ngebit dan asyik digunakan...

Read More

Review: Album The Painkillers

Posted by on Jun 2, 2013 in artikel, musik | 0 comments

Saya tahu band The Painkillers ini karena sempat menonton video klip mereka yang feat Abdee Negara. Belakangan saya baru tahu judul lagunya. Hahaha.. Saya tertarik dengan band ini saat melihat vokalisnya yang menggingatkan saya pada vokalis Paramore, Hayley Williams. Gadis dengan gitar dan rambut berwarna ngejreng. Lalu ya hanya sebatas itu, saya tidak mencari tahu lebih banyak lagi dengan musik mereka. Mungkin karena terlalu mainstream, lagu yang menjadi single mereka tidak berhasil membuat saya tertarik lebih jauh. Namun ternyata anggapan saya salah, The Painkillers ternyata tidak hanya single Teriak, single yang feat Abdee itu. Mereka punya lagu-lagu yang lebih keren lainnya. Ini saya tahu karena melihat band ini ikut kompetisi Hard Rock Rising 2013, saya ikut vote. Pada kompetisi ini mereka menggunakan lagu No Way. Ini awal saya kepicut dengan band ini. Saya pun mencari tahu lebih banyak tentang...

Read More

Kritik Cerdas dari Nosstress

Posted by on May 17, 2013 in artikel, musik | 0 comments

“Bali aku tinggal sebentar ya, aku mau ke Jogjakarta, aku mau nyanyi seperti biasanya. Bali aku pergi sebentar ya, pergi bahasa dari pantaimu yang katanya indah yang disekelilingnya berdiri hotel megah, wah.” doc Nosstress Kalimat di atas adalah kutipan dari lagu yang berjudul “Ini Judulnya Belakangan”. Video lagu ini mulai diunggah beberapa hari sebelum pilgub. Nosstress menulis lagu ini, seperti yang diungkapkan mereka pada media, adalah untuk mengekspresikan harapan mereka untuk pemimpin baru di Bali. Lagu ini sangat tepat didedikasikan untuk gubernur selanjutnya yang dipilih pada pilgub tahun ini, karena lagu ini menggambarkan keprihatinan mereka atas kondisi pulau Bali. Semoga pemimpin Bali berikutnya peka terhadap isu ini juga. Tiga hari sebelum pemilu, mereka akustik dan direkam oleh Hadhi Kusuma dan Ida Bagus Wibawa, sekitar Legian dan Kuta.Video lagu ini bisa kamu lihat di http://www.youtube.com/watch?v=rggsEuIQOD8&feature=youtu.be Karya seperti ini sangat penting...

Read More