Pages Navigation Menu

Ulasan Kumpulan Cerpen Ngambar Bulan

Posted by on Apr 27, 2018 in ulasan buku | 0 comments

Mendokumentasikan Warisan Budaya Judul buku : Ngambar Bulan Penulis : IDK Raka Kusuma Penerbit : Sanggar Buratwangi Cetakan : I, 2006 Tebal : ii + 39 halaman Cerita-cerita lisan bisa jadi akan segera dilupakan. Seperti dongeng misalnya, telah jarang diceritakan oleh para orang tua kepada anak-anak mereka. Padahal, dongeng dan cerita lisan lainnya mengandung banyak nilai kehidupan. Selain juga sebagai dokumentasi tradisi yang dimiliki masyarakat pada suatu tempat. Perkembangan tradisi menghadapi dilema. Tradisi-tradisi yang dipandang kuno seperti cerita lisan dan dongeng kurang peminatnya. Di sisi lain, cerita lisan masih diterima oleh sebagian masyarakat. Namun, konten-konten dalam cerita lisan tersebut akan berumur panjang jika mulai dialihwahanakan sehingga lebih dekat dengan masyarakat, terutama generasi muda. Penulis kelahiran Klungkung, IDK Raka Kusuma telah melakukannya pada karya-karyanya. Bisa dicermati pada buku kumpulan cerita pendek berbahasa Bali yang berjudul Ngambar Bulan. Membaca cerpen-cerpen dalam...

Read More

Mengenal Bali Hari Ini

Posted by on Apr 22, 2018 in ulasan buku | 0 comments

Judul buku : Surat uli Amsterdam Penulis : Ketut Sugiartha Penerbit : Pustaka Ekspresi Cetakan : I, 2018 Tebal : vi + 82 halaman ISBN : 978-602-5408-18-2 Detak sastra Bali modern relatif dinamis. Sejak kemunculan Nemoe Karma, kemunculan karya-karya yang konsisten tiap tahun dari para penulis sastra Bali modern menjadi salah satu alasan. Alasan lain, keberadan rubrik Bali Orti, sisipan berbahasa Bali surat kabar Bali Post edisi Minggu, dan Mediaswari, rubrik berbahasa Bali surat kabar Pos Bali Minggu, menjadi media publikasi karya sastra Bali modern. Rubrik-rubrik tersebut dengan konsisten memuat cerita pendek, puisi, prosa liris, dan cerita bersambung. Ini positif karena menghadirkan sastra Bali modern dalam kehidupan masyarakat Bali hari ini. Keberadaan hadiah Sastra Rancage (sejak 1998 keikutsertaan sastra Bali) dan yang terbaru Gerip Meurip (mulai 2017) menjadi pilar penting dalam perkembangan sastra Bali modern. Ada rangsangan untuk para...

Read More

Lelaki Kantong Sperma: Potret Penyimpangan Seksualitas

Posted by on Apr 10, 2018 in ulasan buku | 0 comments

Judul : Lelaki Kantong Sperma Penulis : Putu Juli Sastrawan Ilustrasi : Ari Bakar Tinta Penerbit : Mahima Institute Indonesia Tebal : viii + 102 hlm ISBN : 978-602-51560-0-7 Seksualitas selalu menarik untuk diperbincangkan. Selain menarik, seksualitas adalah realitas kehidupan. Maka keberadaan karya sastra dengan tema seksualitas tak bisa dihindari. Karya sastra Indonesia yang membahas seksualitas masih sedikit. Beberapa nama pengarang Indonesia yang membahas seksualitas pada karya-karyanya, yaitu Ayu Utami, Djenar Maesa Ayu, Clara Ng, dan Eka Kurniawan. Penulis-penulis ini sangat berani mengisahkan seksualitas dalam karya mereka. Juli Sastrawan pada kumpulan cerpen Lelaki Kantong Sperma juga begitu lugas membicarakan seksualitas yang masih tabu dibicarakan orang. Juli begitu lihai memotret beragam perilaku seksualitas di tengah paranoid moral masyarakat kita. Tokoh-tokoh dalam sembilan cerpen dalam kumpulan ini adalah orang-orang yang “sakit”. Mereka dianggap “sakit” karena menyukai sesama jenis, mendapatkan kepuasan bersetubuh...

Read More

Tentang Novel Incest

Posted by on Sep 8, 2010 in ulasan buku | 0 comments

INCEST Tradisi Usang Kembar BuncingOleh I Wayan Artika cover novel Incest Incest adalah kisah fiksi I Wayan Artika, seorang penulis kelahiran Tabanan, Bali, yang akhirnya harus diadili oleh adat karna tulisannya yang dianggap menceritakan aib desanya kepada publik Yang kemudian, penulis harus membayarnya dengan dikeluarkan dari desa tersebut selama beberapa tahun.Berawal dari ketertarikan saya pada seorang penulis asal pulau kecil tang kebetulan juga sama dengan tanah kelahiran saya. Selanjutnya saya makin tertarik dengan latar belakang cerita, yang mengisahkan sebuah adat Hindu (saya memang selalu tertarik dengan Bali :), yang masih mengadopsinya dengan adat istiadat masyarakat Hindu pada masa pemerintahan raja-raja Bali. Pulau Bali, pulau yang hingga kini menyimpan begitu banyak keunikan adat istiadat, menyimpan begitu banyak cerita. Pulau yang hingga kini membuat saya selalu ingin tahu apapun itu., seakan akan pulau ini walau kecil tak akan habis digali dan...

Read More